PUISIKU
ULASAN
HATI DI MALAM YANG DINGIN
Hai, kekasihku
Bolehkah aku bermunajat?
Kasihmu telah sampai kepadaku
Tapi, mengapa kini terasa begitu
berat
Hingga aku tak ingin merajuk kembali
Jarak kini berpetik di antara kita
Apa kamu menyadarinya?
Kamu tak lagi sama.
Setelah cahaya menyulam detik dan
keadaan
Kurasa, aku tlah kehilangan
Pikiranku tak lagi bertaut dalam
angan
Jiwaku tak lagi berada di tempat yang
sama
Kita?
Apa kata itu masih ada di sana?
Hai, kekasihku....
Sedang apa dirimu?
Aku di sini menanti dering kabar
Bukankah dulu amarah menguasaimu
ketika aku tak ada kabr?
Lantas sekarang apa?
Aku harus meluapkan semuanya kepada
siapa?
Hatiku sudah muak dengan omong
kosong!
Pergilah, sayang
Bawalah semua kenangan “putih” ini
bersamamu
Aku sudah tak berdaya
Cukup, sudah.
Ngoro, myf
Komentar