MUNGKIN
Ngoro,
9 Juli 2017.
Entah apa yang saat ini dia pikirkan. Bagaimana
keadaannya, apa dia makan teratur dan tidur dengan nyenyak, aku pun tidak tahu.
Aku hanya berpegang teguh pada prinsipku sendiri, bukan
keegoisanku. Apa prinsipku? Lebih baik berterus terang walau terasa
menyakitkan. Lebih baik berbagi kesedihan dan duka yang nyata daripada harus
bertahan sendiri.
Disaat dia mempertanyakan tentang ‘kasih sayang’ itu sudah
membuatku terluka. Bukan kata maaf yang aku inginkan, tapi sebenarnya aku
sedang menunggu ‘ungkapan lain’.
Setelah apa yang aku lakukan tidakkah itu cukup bagimu
untuk mendapatkan kasih sayang? Lantas apa dengan melarikan diri seperti ini
akan mengubah segalanya?
Myf.
Komentar